Gaya Hidup Ini Bisa Menyebabkan Jerawat Loh, Yuk Kurangi!

Penyebab jerawat bisa dipicu oleh berbagai faktor. Jerawat merupakan masalah kulit yang sering ditemukan. Semua orang hampir pernah memiliki masalah jerawat sepanjang hidupnya. Tentunya ini bisa mengakibatkan ketidaknyamanan dan rasa tidak percaya diri ketika bermain judi IDN Poker Online di situs judi online. Penyebab jerawat sangat terkait dengan gaya hidup. Faktor risiko penyebab jerawat di antaranya seperti perubahan hormon, genetik, stres, makanan, hingga kebiasaan tertentu.

Penyebab jerawat penting diketahui untuk penanganan dan pencegahannya. Secara umum, penyebab jerawat terjadi ketike folikel rambut di kulit tersumbat oleh minyak dan kotoran. Minyak dan kotoran akan menumpuk di bawah kulit dan menyumbat kulit. Sumbat ini terinfeksi bakteri dan mengakibatkan pembengkakan serta memunculkan jerawat. Penyebab jerawat secara umum adalah bakteri Propionibacterium acnes. Lalu, apa saja sih penyebab jerawat yang sering terjadi? Yuk simak di bawah ini.

1. Perubahan Hormon, Dehidrasi, dan Stres

Perubahan Hormon, Dehidrasi, dan Stres

Berbagtai faktor memicu timbulnya jerawat, namun penyebab jerawat utamanya diperkirakan karena peningkatan kadar androgen. Androgen merupakan sejenis hormon, yang kadarnya meningkat saat masa remaja dimulai. Pada wanita, ia diubah menjadi estrogen. Kadar androgen yang meningkat menyebabkan kelenjar minyak di bawah kulit tumbuh. Kelenjar yang membesar menghasilkan lebih banyak sebum.

Sebelum yang berlebihan dapat merusak dinding sel di pori – pori, menyebabkan tumbuhnya bakteri penyebab jerawat. Walaupun dehidrasi tidak secara langsung menyebabkan jerawat, namun hal ini bisa memperburuk kondisi kulit. Kulit yang mengalami dehidrasi bisa terasa kencang dan kering. Tubuh terkadang akan memproduksi minyak secara berlebihan untuk mengimbangi kulit kering, sehingga menyebabkan munculnya jerawat.

Selain itu, stres juga secara tidak langsung menyebabkan jerawat, namun jika kalian sudah berjerawat, stress dapat memperburuk hal tersebut. Peneliti sudah menemukan bahwa luka, termasuk jerawat, jauh lebih lambat dalam penyembuhannya ketika seseorang sedang stres. Untuk itu kamu disarankan mejalankan hobi kamu agar tidak stress seperti misalnya bermain judi bola sambil menonton pertandingan tim kesayangan kamu.

2. Kurang Tidur dan Kulit Berminyak

Kurang Tidur dan Kulit Berminyak

Kurang tidur terbukti dapat menyebabkan stres dalam tubuh yang bisa meningkatkan kortisol. Lonjakan kortisol kemudian bisa menyebabkan peradangan dan meningkatkan produksi sebum yang menyebabkan pori – pori tersumbat dan akhirnya muncul jerawat.

Jika memiliki kulit berminyak, kalian lebih berisiko terkena jerawat. Kulit berminyak disebabkan oleh produksi sebum yang berlebihan oleh kelenjar minyak yang terlalu aktif. Kulit berminyak dapat menyebabkan pori – pori tersumbat dan jerawat.

Kulit yang berminyak juga dapat mengendapkan kotoran saat kita sedang naik motor beat modifikasi di jalan raya. Dengan polusi yang sangat banyak apalagi saat macet, membuat jerawat akan lebih besar kemungkinannya untuk tumbuh.

3. Produk Skincare, Rambut, Makeup, dan Obat – Obatan Tertentu

Produk Skincare, Rambut, Makeup, dan Obat – Obatan Tertentu

Tidak semua produk cocok untuk kulit yang berjerawat. Mineral oil misalnya, merupakan bahan pelembap yang sangat berat yang ditemukan di beberapa pelembap dan krim wajah. Ini bisa menyumbat pori – pori jika rentan terhadap komedo dan komedo putih. Produk skin care berbahan minyak dan parfum merupakan produk yang bisa memicu jerawat. Jika produk perawatan rambut mengandung minyak, minyak dapat masuk ke kulit. Jika ini terjadi, minyak bisa menyumbat pori – pori. Pori – pori yang tersumbat bisa memicu timbulnya jerawat.

Beberapa bahan dalam riasan dapat menyumbat pori-pori yang menyebabkan munculnya jerawat. Perhatikan bahan-bahan dalam makeup dan bagaimana reaksi kulit terhadapnya. Pilih makeup yang bersifat non-komedogenik. Obat-obatan tertentu, termasuk kortikosteroid, litium, antikonvulsan, barbiturat, steroid androgenik, DHEA, dan obat-obatan yang mengandung bromida atau iodida, dapat menyebabkan jerawat.

4. Srubbing Terlalu Kuat, Jarang Cuci Wajah, dan Sering Menyentuh Wajah

Srubbing Terlalu Kuat, Jarang Cuci Wajah, dan Sering Menyentuh Wajah

Scrubbing sangat baik untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, scrubbing terlalu kuat bisa mengiritasi kulit, menyebabkan timbulnya jerawat. Penggunaan scrub yang terlalu kasar juga bisa menjadi penyebab jerawat. Jika kalian memiliki kulit berminyak dan rentan berjerawat, pori – pori mungkin lebih tersumbat lebih rentah berjerawat jika tidak mencuci muka secara teratur. Tidak membasuh wajah bisa menyebabkan penumpukkan minyak dan kotoran yang bisa menyebabkan jerawat.

Menyentuh wajah adalah penyebab umum munculnya jerawat di sekitar dagu dan rahang, Ini karena tangan membawa bakteri ke kulit. Menyentuh wajah dapat menyebarkan kotoran, minyak, dan bakteri dari tangan ke wajah, yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa mempengaruhi pertumbuhan jerawat kalian terkait dengan gaya hidup kalian. Yuk kurangi mulai sekarang. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian yang berjerawat.